Cerita dari Serial The Crown by Netflix

Kegiatan yang baik saat sedang Work From Home adalah nonton film ataupun serial, sekarang ini lagi kecanduan dengan serial The Crown. Ketertarikan menonton awal serial The Crown dimulai dari acara live report metro TV terkait meninggalnya Pangeran Philip – Duke of Edinburgh. Rasa penasaran dengan sosok Pangeran Philip yang konon concern dengan akan penuh penduduk dunia di tahun 1980-an. Dengan seketika menggunakan google search untuk mengenal sosok Pangeran Philip, tidak butuh lama aplikasi Netflix mengarahkan ke serial The Crown. Memang teknologi tidak bohong.

sumber foto : http://www.kompas.com


Terkait serial The Crown, saya tertarik dengan hasil development (pengembangan ide) dari serial ini, dimana terlihat segitu detail, realistis dan logis. Tidak hanya dari struktur cerita bahkan secara detail dari setiap adegan. Dimana storytelling dari Ratu Elizabeth, Pangeran Philip dan Putri Margaret dengan apik-nya digambarkan oleh Peter Morgan penulis dari serial ini. The Crown menceritakan secara detail, khususnya ketika proses penobatan Ratu Elizabeth, selain itu diperlihatkan ke’galau’an Ratu Elizabeth dari kecil – remaja dan dewasa atas posisi sebagai Kepala Negara dari United Kingdom. Walaupun pihak kerajaan Inggris meminta Netflix untuk mencantumkan “FIKSI” dalam serial ini sehingga membuat lebih jelas kalau serial The Crown bukan representasi dari kerajaaan inggris. Hal ini membuat image serial ini seakan realitas dari cerita kerajaan sehingga pihak kerajaan Inggris ikut turut tangan terhadap serial ini.

sumber foto : http://www.beritabicaranetwork.com

Mise en Scene yang detail menjadi salah satu bukti “ketakjupan” akan serial ini dari detail kostum yang dan setting yang disajikan. Walaupun hanya beberapa setting yang di diperlihatkan dalam serial ini seperti tempat tinggal pribadi (istana buckingham), interior jet pribadi, interior ruang kabinet dan 10 Downing Street, tapi proses untuk menyusun itu sangat “epic” sehingga nampak realitasnya. Sangat dibutuhkan proses waktu yang panjang untuk mempersiapkan semua itu dan kejelian secara detail.

sumber foto : http://www.jawapost.com


Kostum yang digunakan dalam serial ini secara sengaja diproduksi dengan detail sehingga kesan klasik dan mewah yang menjadi image dari film ini terlihat secara jelas detail. Khusus kostum yang paling berkesan dengan sosok Ratu Elizabeth dan juga beberapa pemeran lain seperti faktual. Khususnya pada adegan pada penobatan Ratu Elizabeth sebagai Ratu dari Kerajaan Inggris diperlihatkan secara visual dengan gaun, setelan jas, dan juga mahkota yang detail, tidak hanya satu tapi kolosal kostum yang dipersiapkan.

sumber foto : https://harpersbazaar.co.id/

Pemilihan pemain Claire Foy dan Matt Smith sebagai sosok Ratu Elizabeth dan Pangeran Philip sangat merepresentasikan tokoh tersebut. Baik secara gesture dan aksen dari Foy dan Smith, seakan representasi Ratu Elizabeth dan Pangeran Philip muda. Terlihat posisi berdiri dan cara pandang dari Smith sebagai Pangeran Philip dan gesture berbicara dari Foy sebagai Ratu Elizabeth, terlihat garis lurus dan jelas dengan apa yang terlihat sekarang ini di layar kaca kita.

Melihat proses produksi serial The Crown, filmmaker sudah mempersiapkan proses produksi sampai dengan season ke 5 baik secara skenario, pemain, dan setting sebelum proses produksi tersebut berlangsung. Sungguh sebuah produksi kolosal, melihat aspek kolosal dari proses produksi yang dijalankan.

Jadi siapa yang sudah nonton serial ini, dan bagaimana respon untuk serial ini?

sumber foto : http://www.cultura.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s