Menikmati sisi lain dari kota Bangkok

Siapa yang belum pernah ke kota Bangkok? ini menjadi pertanyaan yang sudah tahu apa jawabannya. Hampir seluruh traveler sudah pernah menginjakan kakinya di kota ini.

Bangkok memiliki segi positif dan segi negatif yang seimbang khususnya pada tempat destinasi wisata. Dimana destinasi wisata kebudayaan dan wisata kehidupan malam tumbuh besar dengan bersama sama. Dari tempat wisata Grand Palace (Wat Phra Kaew) menuju tempat wisata kuil (Wat Arum, dan Wat Pho) dengan Tuk Tuk hingga menikmati area Patpong ataupun Soi Cowboy.

Tempat wisata yang menampilkan sisi negatif ini sering disebut dengan istilah Red Light District. Di Bangkok ada beberapa area yang termasuk dari Red Light District yaitu patpong dan soi cowboy. Ada pula beberapa area yang lain yang bisa digolongkan dalam Red Light District bahkan ada beberapa soi (jalan dalam bahasa Indonesia) di Shukumvit juga masuk didalamnya.

patpong
Patpong Area sumber foto : Lifestyle Liputan6.com

Apakah legal Red Light District tersebut? Pemerintah Thailand memperbolehkan tetapi ada aturan yang telah ditentukan pemerintah sehingga bar ataupun club tersebut mendapatkan izin untuk beroperasional. Bahkan area Red Light District ini menjadi salah satu andalan tempat wisata khususnya untuk turis asing seperti Rusia.

Selain tempat wisata, kuliner menjadi salah satu daya jual pariwisata dari kota Bangkok. Apakah anda termasuk seorang traveler kuliner? Apabila anda seorang traveler kuliner ketika anda anda menapakkan kaki di Bangkok anda akan senyum sumingrah.

Sebagai seorang traveler yang menyukai kuliner anda sudah sering dengan nama makan Tom Yum atau Pad Thai atau Ice Thai Tea, tidak hanya makan tersebut yang menjadi andalan makanan di Bangkok tapi masih banyak lagi tentunya dengan memiliki keunikan sendiri dari bahan dan citra rasanya.

street-food
Street Food di Bangkok, sumber : Goody Feed

Street Food, jangan pernah anda meremehkan street food yang tersebar di seluruh pelosok area Bangkok. Makanan ringan yang dibakar (seperti BBQ, bahkan terkadang ada yang menjual jenis seafood), Makanan ringan yang digoreng (bukan seperti gorengan di Jakarta, tapi seperti batagor ataupun bakso goreng), Buah segar yang disajikan dengan fresh (seperti penjual rujak) dan juga Minuman segar dengan segala rasa (cappucino, black coffee, bahkan ada yang menjual green tea) menjadi salah satu pilihan makanan yang patut dicoba. Anda tidak perlu susah susah mencari makanan tersebut, ada akan menemukan makanan yang menarik bahkan sepanjang jalan menuju jalan utama Bangkok seperti jalan yang menuju area Silom.

IMG_2028.jpg
Pineapple Fried Rice at Asiatique

Di beberapa area street food bahkan ada yang menjual makanan berat seperti mie dan nasi yang dicampur dengan aneka potongan daging baik ayam bahkan daging babi. Tapi jangan mengharapkan anda menemukan daging sapi di Bangkok, karena daging tersebut mahal dan dianggap sesuatu yang suci dari unsur agama mayoritas di Bangkok.

Masalah kebersihan dari street food jangan diragukan, masalah kebersihan terlihat dari lokasi mereka berjual tampak bersih dan anda tidak perlu kuatir untuk makan ditempat. Bahkan banyak karyawan yang makan di street food dan mereka terlihat nyaman sambil berbicang bersama teman kantornya baik di pagi dan jam makan siang.

Selamat menjelajahi kota Bangkok.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s