Penat dengan kerja dan kegiatan kuliah yang menumpuk saya melakukan short trip ke Solo dan Jogjakarta. Selalu ada pertanyaan saya dari teman teman saya kenapa saya memilih kedua kota tersebut jawaban saya adalah saya sudah lama tidak pergi ke solo, lama dan sangat lama sekali dan faktor lain yang menjadi pertimbangan saya adalah biaya hidupnya murah khususnya untuk makan. Dan kenapa jogjakarta menjadi pilihan saya selanjutnya, alasan saya kagen dengan Malioboro khususnya makan lesehan dan suasana Maliobro pada malam hari maklum sudah lama juga saya tidak berkunjung ke Jogjakarta.

SOLO

2015-12-10 21.11.29-3.jpg
Saya berangkat dari Jakarta pada hari kamis malam jam 22.00 denga kereta senja utama solo (kelas bisnis) dan tiba di solo pada jam 07.00. Saya sangat terkejut dengan fasilitas kereta api indonesia sekarang ini, ternyata banyak kemajuannya dari terakhir saya gunakan, satu faktor adalah adanya colokan listrik untuk penumpang.

Selama di solo saya menginap di Laksana Inn didaerah Mangkubumen (Belakang Solo Paragon Mall) dan tidak jauh dengan Pura Mangkunegaraan dan juga pasar Ngarsupuro.
Saya merekomendasikan tempat ini untuk menginap (khusus backpacker) karena tempat cukup nyaman, bersih, rapi, fasilitas baik (seperti air panas, saluran teleisi, tapi wifi kadang kadang koneksi lemot -susah-) dan tidak terlalu jauh dari stasiun kereta apa Solo Balapan (Jalan kaki 30menit dan menggunakan mobil sekita 10-15 menit) Apabila saya ke solo mungkin laksana inn menjadi salah satu pilihan saya.

Hari pertama saya di Solo tepat yang saya kunjungi adalah :
1. Pura Mangkunegaraan
2. Pasar Triwindu
3. Pasar Klewer (Makan Soto Tengkleng Ibu Edi)
4. Pasar Gede (Minum Es Dawet Ayu dan Es Gempol Plered Ibu Dermi)
5. Solo Paragon Mall
6. Wedangan Pendopo

Review sedikit lokasi yang saya kunjungi

1. Pura Mangkunegaraan

2015-12-11 11.04.36
Istana untuk adipati Surakarta, Istana ini masih ditinggalil oleh Kanjeng Gusti adipati Arya Mangkunegara IX, apabila ada ingat dengan artis Paundra Karna masih merupakan anak pertama dari Mangkunegara IX. Pura Mangkunegaraan ini masih menyimpan beberapa peninggalan dari raja Mangkunegara sebelumnya khususnya Mangkunegaraan IV yang dikelas sukses dalam memimpin. Tiket Masuk di Pura Mangkunegarawan sebesar Rp 10,000 dan akan ada anak PKL yang akan menjadi guide selama kita di Pura Mangkunegaraan, anda cukup memberikan tips secara sukarela. Guide di Pura Mangkunegara cukup menjelaskan dengan sangat detail.

2. Pasar Triwindu
Dipasar ini anda akan melihat beberapa aksesoris khas dari Solo yang bisa dibilang antik dan menjadi ciri khas dari solo baik gantungan pintu, barang pecah belah yang tentunya sudah jarang ditemukan. Barang barang ini beli secara kulakan ataupun tidak. Masalah harga, jangan ditanya lagi lebih murah dan bersaing, masalah kualitas bisa dijamin menjadi utama. Bagi anda kolektor yang suka mengkoleksi barang antik khususnya yang berhubungan dengan Solo silakan ke pasar Triwindu.

3. Pasar Klewer

2015-12-12 10.17.54
Pasar klewer merupakan salah satu tempat yang wajib dikunjungi di Solo menurut tripadvisor. Tapi saat saya kesana ternyata pasar ini sedang direnovasi karena kebakaran, karena itu pasar klewer menyebar dibeberapa lokasi disekitar kawasan pasar klewer yang lama. Hal yang harus dilakukan disini adalah makan soto tengkleng ibu Edi yang sangat terkenal dan hanya buka jam 13.00 dan dalam waktu sekejap sudah habis. Soto tengkleng ini berada di dibagian luar dekat dengan pintu / gapura pasara klewer (tidak jauh dengan masjid) kalau susah mencarinya cukup tanya semua orang disekitar pasar klewer sudah mengetahuinya.

2015-12-11 11.55.03

4. Pasar Gede

2015-12-11 12.25.47
Puas dan kenyang makan saatnya minum es dawet ayu di pasar gede, dari pasar kelewer sekitar 1,2 KM menuju pasar gede. Bangunan pasar gede dari kejauhan sudah menjadi ciri khas karena bangunan ini berbeda seperti bentuk stasiun kota kalau saya lihat dari luar. Selain es dawet ayu dipasar gede ini juga menjual makanan cemilan khas solo salah satunya intip dan juga di bagian pinggir banyak yang menjual daging babi, ehm… yummy……
Pasar Gede merupakan pasar tradisional yang menjual sayur dan buah-buahan, dibagian tengah pasar ada yang menjual makanan salah satunya Es Dawet Ayu Ibu Dermi. Selain es dawet ayu menurut penjualnya yang merupakan anak dari ibu dermi ada satulagi minum khas solo yang harus saya coba yaitu es gempol pleret. Tapi saya lebih menyukai es dawet ayu daripada es gempol pleret.

2015-12-11 17.27.18

Puas dan letih mengelilingi solo, saya kembali ke hotel untuk istirahat sebentar dan mandi, saatnya menikmati malam di Solo makan nasil liwet.

5. Solo Paragon Mall
Mall ini merupakan mall bisa dibilang baru, dan banyak warga solo yang kemari. Tenang saja sudah banyak brand yang ada di mall ini seperti Centro, The Body Shop, Starbucks, dan juga XXI. Saat saya tiba disini hujan turun deras dan sekitar kota solo mati lampu tampaknya gagal malam ini saya menikmati solo di malam hari. saya menunggu semalam di solo paragon mall.

6. Wedangan Pendopo
Kalau orang jakarta mengenal dengan istilah Angkringan, lain halnya dengan solo lebih dikenal dengan wedangan. Makanan wedangan serupa dengan angkringan di jakarta. Murah, tentu menjadi salah satu andalan tempat ini, selain murah Wedengan menjual suasana yang sangat tradisional dan klasik. Saya sangat menyukai tempat ini. Nilai lebih yang menjadi keunggulan wedangaan adalah alunan musik jawa yang klasik, ini faktor yang membuat saya yakin sekali saya sedang berada di Solo.

7. Makan nasi liwet di malam hari.
Setelah puas menikmati wedangan, hal yang harus dilakukan malam hari adalah di Solo saat malam hari adalah makan nasi liwet. Orang solo mempuyai kegiatan yang menarik hampir semua makan nasi liwet, ada banyak pilihan dari nasi liwet baik dengan ayam suir atapun tempe dan tahu bacem.

-Berlanjut-

Advertisements