Marketing Mix – 4P : Case Study Film Agak Laen

Sumber: http://www.imdb.com, 2025

Konsep Marketing Mix (4P) merupakan salah satu kerangka kerja paling dasar dalam dunia pemasaran. Fungsinya adalah sebagai alat manajemen bagi perusahaan untuk merancang strategi yang tepat dalam menawarkan produk atau jasa kepada konsumen. Dengan Marketing Mix (4P), perusahaan dapat memahami kebutuhan pasar, mengatur produk agar sesuai dengan selera audiens, menentukan strategi harga yang kompetitif, memilih saluran distribusi yang efektif, serta merancang promosi yang menarik. Selain itu, marketing mix membantu perusahaan mengoptimalkan sumber daya agar lebih efisien sekaligus menjadi jembatan yang menghubungkan produk dengan konsumen secara tepat.

Tujuan utama dari Marketing Mix (4P) adalah memastikan bahwa produk yang ditawarkan mampu memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen. Tidak hanya itu, Marketing Mix (4P) juga bertujuan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan, sehingga terbentuk loyalitas jangka panjang. Dengan strategi harga yang tepat dan distribusi yang luas, perusahaan bisa mencapai maksimalisasi keuntungan serta memperkuat daya saing di pasar. Promosi yang konsisten dan tepat sasaran juga membantu membangun brand image yang kuat di benak konsumen, sehingga film atau produk yang dipasarkan lebih mudah diingat oleh penonton sehingga menjadi pilihan utama.

Target Penonton
Sumber; http://www.imdb.com, 2025

Konsep Marketing Mix sebenarnya telah diperkenalkan oleh Neil Borden pada tahun 1949, ketika memperkenalkan istilah “marketing mix” Borden menggambarkan kombinasi-kombinasi yang menjadi faktor yang memengaruhi strategi pemasaran. Namun, konsep ini kemudian disederhanakan oleh Jerome McCarthy pada tahun 1960 menjadi empat elemen utama yang dikenal dengan 4P: Product, Price, Place, dan Promotion. Konsep Marketing Mix (4P) tersebut semakin populer dan mendunia berkat kontribusi Philip Kotler, yang dikenal sebagai “Bapak Marketing Modern”, melalui berbagai buku dan teori yang Kotler menuliskan bahwa konsep Marketing Mix (4P) menjadi fondasi penting dalam pembelajaran dan praktik pemasaran khususnya di era media digital seperti saat ini.

Dalam konteks industri film, Konsep Marketing Mix (4P) berfungsi dalam penyusunan strategi marketing agar film dapat dikenal, diakses, dan diminati oleh penonton. Elemen product diwujudkan melalui kualitas film yang ditawarkan—mulai dari cerita, genre, aktor, hingga pengalaman sinematik di bioskop. Elemen price muncul dalam bentuk tiket bioskop yang harus dibeli penonton dengan variasi kelas tertentu. Sementara itu, elemen place merujuk pada saluran distribusi film, baik di jaringan bioskop besar seperti Cinema XXI, CGV, Cinépolis, maupun di platform OTT seperti Netflix atau Disney+. Terakhir, elemen promotion mencakup trailer, poster, wawancara, aktivitas media sosial, hingga strategi viral marketing yang semakin penting di era digital.

Official Poster Film Agak Laen sumber: http://www.imdb.com

Keberhasilan film Agak Laen (2024) menjadi salah satu film terlaris di Indonesia dalam 2 dekade terakhir, dengan lebih dari 9 juta penonton. Analisis film Agak Laen (2024) dalam penerapan konsep Marketing Mix (4P) dalam industri film, sebagai product, film ini menawarkan kombinasi unik antara komedi segar dan nuansa horor yang dekat dengan keseharian masyarakat. Dari konteks price, tiket bioskop yang terjangkau membuat film ini mudah diakses berbagai kalangan. Pada konteks place, distribusi yang luas melalui jaringan bioskop nasional (Theatrical Commercial) seperti Cinema XXI, CGV, dan Cinépolis memungkinkan penonton dari berbagai daerah untuk ikut menikmati film. Sementara itu, strategi promosi yang kreatif—mulai dari trailer, penampilan para komika di berbagai media, hingga viral marketing melalui meme dan potongan adegan di TikTok serta Instagram—berhasil menciptakan percakapan publik dan efek FOMO. Kombinasi yang seimbang dari keempat elemen ini menjadikan film Agak Laen (2024) bukan hanya film hiburan, tetapi juga fenomena budaya populer yang memperlihatkan betapa pentingnya peran marketing dalam kesuksesan film.

Still image film Agak Laen Sumber: http://www.imdb.com, 2025

Dari penjelasan di atas, dapat dipahami bahwa konsep Marketing Mix (4P) merupakan fondasi penting dalam strategi pemasaran, termasuk dalam industri film. Empat elemen—produk, price, place, dan promosi—harus dikelola secara seimbang agar sebuah film tidak hanya diproduksi dengan baik, tetapi juga mampu menjangkau dan memuaskan penonton yang menjadi target utama dalam film tersebut. Kasus kesuksesan film Agak Laen (2024) menunjukkan bahwa kombinasi 4P (Marketing Mix) yang tepat dapat melahirkan pencapaian box office yang luar biasa, sekaligus mengubah sebuah karya sinema menjadi fenomena budaya. Dengan demikian, pemahaman dan penerapan konsep Marketing Mix menjadi kunci penting bagi keberhasilan film, baik di tingkat lokal khususnya di Indonesia yang terdiri dari banyak pulau.

Leave a comment